Edi Kamtono Sebut Menteri Nadiem Visioner Gagas Kurikulum Merdeka

  • Bagikan
Edi Kamtono
Walikota Pontianak, Edi Kamtono saat press conference bersama Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim dan Anggota Komisi X DPR RI, Adrianus Asia Sidot di Halaman SDN 28 Pontianak Utara. Foto : prokopim

HARIAN BERKAT – Walikota Pontianak,  Edi Kamtono menyebut, kunjungan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim di Kota Pontianak, membawa titik terang bagi kemajuan dunia pendidikan, terutama terkait Kurikulum Merdeka.

Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.

Guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik.

Baca Juga : Program yang Digulirkan di Bidang Pendidikan, Berikut Tujuan Besarnya

“Selama ini ada pemikiran bahwa ganti menteri, ganti kurikulum. Ternyata Kurikulum Merdeka yang digagas Menteri Pendidikan tujuannya visioner yang manfaatnya sangat besar bagi dunia pendidikan,” ujar Edi Kamtono usai mendampingi Mendikbudristek pada pertemuan dengan Kepala Sekolah dari sekolah penggerak di SD Negeri 28 Pontianak Utara, beberapa waktu lalu.

Dalam penerapan Kurikulum Merdeka ini, pihaknya akan terus memonitor pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi kearifan lokal di daerah.

Baca Juga : Menteri Nadiem Puji Kepala Sekolah Terapkan Program Sekolah Penggerak

Walikota Pontianak, Edi Kamtono berharap dengan Kurikulum Merdeka ini memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan di Kota Pontianak.

Juga mendapatkan penjelasan yang sangat gamblang dari Menteri tentang Kurikulum Merdeka, sekolah dan guru penggerak serta hal-hal berkaitan dengan sektor pendidikan.

Baca Juga : Teladani Semangat Cinta Tanah Air Memupuk Rasa Nasionalisme

“Tadi kita mendapatkan penjelasan yang sangat gamblang dari Menteri tentang Kurikulum Merdeka, sekolah dan guru penggerak serta hal-hal berkaitan dengan sektor pendidikan,” ungkap Edi Kamtono.***

  • Bagikan