Komitmen Percepat Akses Air Minum dan Sanitasi, Ini yang Pemkot Lakukan

  • Bagikan
minum
Walikota Pontianak Edi Kamtono meneken Rencana Kerja Tahunan (RKT) USAID IUWASH sebagai komitmen percepatan akses air minum dan sanitasi aman bekerjasama dengan USAID dan Bappenas. Foto : prokopim

HARIAN BERKAT – Kerjasama Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dengan United States Agency for International Development (USAID) melalui Program Indonesia Urban Resilient Water, Sanitation, and Hygiene (IUWASH) Tangguh dituangkan dalam penyusunan Rencana Kerja Tahunan (RKT).

Penyusunan Rencana Kerja Tahunan (RKT) USAID IUWASH Tangguh tersebut ditandatangani WalikKota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Hotel Mercure Pontianak, belum lama ini.

Program ini merupakan mempercepat pencapaian tujuan pembangunan Indonesia dalam meningkatkan akses air minum dan sanitasi aman, serta perilaku higienis (IUWASH) di daerah perkotaan yang rentan.

Edi menjelaskan, Kota Pontianak dipilih Bappenas sebagai daerah yang menerima pendampingan dari program USAID IUWASH Tangguh untuk periode 2022–2027 bersama dengan 38 daerah kabupaten/kota di 8 provinsi.

Baca Juga : Berikut Capaian USAID IUWASH yang Akan Disasar di Kota Pontianak

Program ini dinilai penting karena Pontianak hanya memiliki luas 118,31 km2 dengan jumlah penduduk sekitar 673.129 jiwa per semester I tahun 2022 berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pontianak.

Jumlah itu terus meningkat setiap tahun. Kondisi demikian sangat berdampak pada upaya pemenuhan layanan dasar dan program pemerintah daerah, termasuk untuk pemenuhan akses air minum dan sanitasi aman, serta perbaikan perilaku higiene masyarakat.

Ia menyebut, target untuk akses air minum layak di Kota Pontianak sebesar 90 persen, sedangkan target sanitasi aman sebesar 13 persen dan target sanitasi layak sebesar 90 persen.

“Berdasarkan data tahun 2021, tercatat capaian akses air minum layak sebesar 89,84 persen, sedangkan capaian sanitasi aman sebesar 12,34 persen dan capaian sanitasi layak sebesar 99,64 di Kota Pontianak,” jelasnya.

  • Bagikan