Lebih 15 Tahun USAID Bermitra Meningkatkan Akses Air Minum dan Sanitasi

  • Bagikan
USAID
Walikota Pontianak Edi Kamtono meneken Rencana Kerja Tahunan (RKT) USAID IUWASH sebagai komitmen percepatan akses air minum dan sanitasi aman bekerjasama dengan USAID dan Bappenas. Foto : prokopim

HARIAN BERKAT – Deputy Director, Environment Office, USAID Indonesia, Mark Newton menerangkan, USAID adalah lembaga pembangunan internasional di bawah pemerintah Amerika Serikat. Selama lebih dari 70 tahun, USAID telah bermitra dengan negara-negara di seluruh dunia.

“Untuk menjawab tantangan yang menghambat pembangunan seperti tantangan menyediakan layanan air bersih dan sanitasi aman saat iklim berubah, USAID hadir menyediakan bantuan teknis untuk mendukung Pemerintah Indonesia mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan menuju masyarakat Indonesia yang tangguh dan demokratis,” papar Deputy Director, Environment Office, USAID Indonesia, Mark Newton.

Baca Juga : Kerjasama USAID dengan Pemkot Pontianak Tangani Akses Air Minum dan Sanitasi

Mark menambahkan, setidaknya lebih dari 15 tahun USAID bermitra dengan Pemerintah Indonesia untuk mendampingi 92 kota dan kabupaten meningkatkan akses air minum dan sanitasi bagi hampir 7,6 persen penduduk Indonesia.

Pada bulan April 2022, USAID bersama Pemerintah Indonesia telah meluncurkan program 5 Tahun USAID-Indonesia IUWASH Tangguh.

“Program tersebut akan membantu Pemerintah Indonesia untuk mencapai target RPJMN 2024 dan tujuan pembangunan berkelanjutan untuk 100 persen air minum dan sanitasi aman serta perilaku higienis bagi jutaan penduduk Indonesia yang rentan,” ucapnya.

Kerjasama Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dengan United States Agency for International Development (USAID) melalui Program Indonesia Urban Resilient Water, Sanitation, and Hygiene (IUWASH) Tangguh dituangkan dalam penyusunan Rencana Kerja Tahunan (RKT).

RKT USAID IUWASH Tangguh tersebut ditandatangani Walikota Pontianak Edi Kamtono di Hotel Mercure Pontianak, belum lama ini.

  • Bagikan