Waspada! Asupan Garam Tinggi Berpotensi Tingkatkan Stres

  • Bagikan
Foto: Ilustrasi garam/Pixabay

HARIAN BERKAT – Tim peneliti dari University of Edinburgh mengungkapkan asupan garam yang tinggi bisa memberikan tekanan pada otak. Kondisi tersebut akan mendorong terjadinya peningkatan produksi hormon stres.

Peningkatan produksi hormon stres bisa terjadi karena konsumsi makanan tinggi garam berkaitan dengan aktivasi hypothalamic-pituitary-adrenal (HPA) aksis. HPA aksis adalah sistem respons stres pada tubuh.

Baca Juga: 5 Makanan dan Minuman yang Diyakini Bisa Bangun Sistem Kekebalan Tubuh

Tim peneliti juga menemukan bahwa pola makan yang tinggi garam dapat meningkatkan glucocorticoids. Glucocorticoids adalah hormon yang muncul secara alami untuk membantu mengatur respons stres dan fungsi metabolik, kardiovaskular, kognitif, juga imun.

Kebiasaan menyantap makanan tinggi garam sudah diketahui dapat memberikan efek buruk bagi kesehatan fisik, khususnya kesehatan kardiovaskular dan ginjal.

Namun, studi terbaru yang dipublikasikan dalam Cardiovascular Research ini mengindikasikan bahwa konsumsi makanan tinggi garam juga bisa mempengaruhi kesehatan mental, yaitu mengubah cara otak dalam menghadapi stres.

“Kita adalah apa yang kita makan, dan memahami bagaimana makanan tinggi garam mengubah kesehatan mental kita merupakan langkah penting dalam memperbaiki kesejahteraan,” ungkap ketua tim peneliti dari Centre for Cardiovascular Science di University of Edinburgh, Matthew Bailey PhD.

  • Bagikan