Seorang Pengusaha Minang ke Titik Gempa Cianjur: Masih Banyak Butuh Bantuan

  • Bagikan
Gempa Cianjur, Jawa Barat, Desa Benjot,  Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, saat ini perlu selimut, terpal, tenda, listrik sampai sekarang belum ada sama sekali. Juga Air bersih. Foto: Iwan Kurniawan.

HARIAN BERKAT – Seorang relawan Iwan Kurniawan yang diketahui adalah seorang Pengusaha Minang berdomisili di Jakarta nekat datangi titik pusat Gempa Cianjur, tepatnya di Desa Benjot,  Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Iwan Kurniawan melaporkan kepada harianberkat.com mengenai kondisi di pusat gempa Cianjur, yaitu di Desa Benjot, Kecamatan Cugenang di mana di desa tersebut terdapat sebuah pesantren yang masih banyak membutuhkan bantuan.

Perjalanannya ke titik pusat gempa Cianjur mengalami berbagai rintangan dan hambatan alam, antara lain masalah jalan dan jembatan serta lokasi yang jauh, namun akhirnya sampai juga di lokasi titik gempa pada hari ke 3 setelah kejadian gempa.

Baca Juga: BNPB: Total Korban Meninggal Gempa Cianjur Capai 271 Orang, 40 Warga Masih Hilang

Tujuannya adalah dalam rangka selain memberikan bantuan tenaga, juga mendata kebutuhan yang diperlukan korban untuk disampaikan ke Pemda atau Grup WA Saudagar Minang dan pihak-pihak terkait lainnya.

Di sebuah Pesantren di Desa Benjot, Kecamatan Cugenang (terdiri 16 desa), Iwan menemui Ibu Elis, seorang ibu rumah tangga tinggal di RT 06, RW 08 Desa Benjot. Ia salah seorang ibu-ibu yang aktif di dapur umum yang dibangun sebagian besar swadaya desa dan para santri pesantren.

Desa Benjot ini menurut Iwan Kurniawan melaporkan, Jumat sore, 25 November 2022, kondisinya masih memprihatinkan. Bantuan masih belum mencukupi kebutuhan yang diperlukan. “Masih membutuhkan sembako, kemudian tenda, karena tenda yang dibangun swadaya tidak memadai karena banyak ibu-ibu dan ada juga balita. Bantuan belum sampai ke posko kami,” ujar Ibu Elis.

Baca Juga: Dramatis, Azka Bocah 4 Tahun Selamat setelah Tertimbun 3 Hari Akibat Gempa Cianjur

  • Bagikan