Scabies atau Penyakit Kulit pada Anak Akibat Kutu, Gejala dan Pengobatannya

  • Bagikan
Penyakit Sscabies akibat kutu atau tungau ciri-cirinya seperti terlihat pada gambar. Foto: ist/werry

HARIAN BERKAT – Scabies atau kudis merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh kutu Sarcoptes scabiei atau tungau. Penyakit ini dapat dialami siapa saja, termasuk anak-anak.

Jika terlihat gejala scabies pada anak, orang tua tentu perlu mengenali gejala dan cara pengobatannya.  Hal ini karena scabies mudah sekali menular, bahkan ke orang tua atau orang lain di sekitarnya. Oleh karena itu, scabies perlu diobati hingga tuntas.

Scabies dapat dengan mudah menular jika terjadi kontak langsung dengan penderita atau menggunakan pakaian dan benda yang dipakai oleh penderita.

Ketika tertular kutu atau tungau penyebab scabies akan masuk ke dalam lapisan kulit untuk hidup dan berkembang biak. Kotoran, air liur, dan telur yang mereka tinggalkan di kulit akan menimbulkan berbagai gejala, seperti:

Baca Juga: Berikut Daftar 102 Obat yang Sebabkan Penyakit Gagal Ginjal Akut pada Anak

-Gatal parah yang memburuk pada malam hari.
-Bentol-bentol atau lepuhan pada kulit tempat kutu bersembunyi.
-Kulit kemerahan.
-Kulit bersisik atau berkerak.
-Berbagai gejala di atas biasanya akan muncul setelah 4–6 minggu setelah kulit terpapar kutu penyebab scabies.

Pada anak usia 2 tahun ke atas, gejala scabies dapat muncul di area tangan, pinggang, paha, pusar, selangkangan, dan ketiak. Sedangkan pada anak di bawah usia 2 tahun, gejala lebih sering muncul di kepala, leher, telapak tangan, dan telapak kaki.

  • Bagikan