Korupsi Pengadaan BTS 4G, Kejagung Tetapkan Karyawan Huawei sebagai Tersangka Baru

  • Bagikan
Foto: Korupsi Pengadaan BTS 4G, Kejagung Tetapkan Karyawan Huawei sebagai Tersangka Baru

HARIAN BERKAT – Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menetapkan satu tersangka baru dalam kasus korupsi penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2020-2022.

“Satu orang tersangka tersebut yaitu MA selaku Account Director of Integrated Account Departement PT Huawei Tech Investment,” ujar Kepala Pusat Penerangan Humum (Kapuspenkum) Kejagung, Ketut Sumedana dalam keterangannya, Rabu 25 Januari 2023.

Baca Juga: Korupsi Pengadaan BTS Kominfo, Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka

Lebih lanjut Ketut menjelaskan, MA berperan dalam pengadaan BTS 4G bekerjasama dengan Dirut Bakti Kominfo inisial AAL yang telah berstatus tersangka. MA bersama AAL berperan dalam permufakatan jahat pengadaan agar PT HWI ditetapkan sebagai pemenang lelang.

“(MA) telah secara melawan hukum melakukan permufakatan jahat dengan Tersangka AAL untuk mengkondisikan pelaksanaan pengadaan BTS 4G pada BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika,” tuturnya.

“Sedemikian rupa, sehingga ketika mengajukan penawaran harga, PT HWI ditetapkan sebagai pemenang,” ujarnya.

  • Bagikan