Sesama Penyelenggara Pemilu Hindari Silang Pendapat

  • Bagikan
Foto bersama Tim Pemeriksa Daerah Kalbar DKPP RI, Syafaruddin DaEng Usman, saat mengikut kegiatan DKPP RI di Depok-Jawa Barat. Foto:istimewa

HARIAN BERKAT –Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Kalimantan Barat (Kalbar) Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) RI, Syafaruddin DaEng Usman menegaskan, Rapat Koordinasi (Rakoor) Penyelenggara Pemilu Wilayah III di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, awal Desember 2023 ini memiliki arti strategis.

Ia menyebutkan, DKPP RI berharap tidak ada lagi perbedaan visi dan misi dalam penyelenggaraan pemilu di antara KPU dan Bawaslu. Kedua lembaga ini bersilang pemahaman peraturan perundang-undangan kepemiluan.

Baca Juga: KPU Tetapkan Tiga Paslon Capres dan Cawapres Pemilu 2024

“Jangan sampai KPU dan Bawaslu bersilang pendapat. Berbeda menafsirkan peraturan mulai dari Undang-Undang Pemilu sampai turunannya yakni Perbawaslu, PKPU, dan Peraturan DKPP,” ujar Bang Din sapaan akrab Syafaruddin DaEng Usman.

Syafaruddin DaEng Usman melanjutkan penyelenggara dipandang penting untuk memiliki kesamaan visi dan misi karena pemilu tahun 2024 yang sangat strategis. Pergantian pucuk pimpinan di tingkat nasional akan diikuti dengan pergantian kepala daerah di 37 provinsi dan 514 kabupaten dan kota.

“Selain menyamakan visi dan misi dalam memahami peraturan perundang-undangan, melalui rapat koordinasi ini, DKPP hadir untuk memastikan penyelenggaraan pemilu tidak hanya berjalan baik tetapi juga berintegritas,” imbuhnya.

Penulis: Marupek
  • Bagikan