Peringati Hari Disabilitas Internasional 2023, ini Pesan Pj Sekda M. Bari

  • Bagikan
Disabilitas
Sekda Provinsi Kalbar, Mohammad Bari, melepas jalan sehat bersama penyandang disabilitas, dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional 2023 di GOR Pangsuma Pontianak. FOTO : Pemprov Kalbar

HARIAN BERKAT – Memperingati Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tahun 2023, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Mohammad Bari, S.Sos. M.Si menghadiri jalan sehat bersama penyandang disabilitas, di GOR Pangsuma Pontianak, Minggu 3 Desember 2023.

Dalam sambutannya, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Mohammad Bari, S.Sos., M.Si mengatakan bahwa Hari Disabilitas lnternasional (HDl) merupakan even yang kita peringati setiap tahun sebagai salah satu upaya meneguhkan komitmen bangsa lndonesia dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas.

HDI merupakan momentum perayaan yang senantiasa mengingatkan semua pihak untuk selalu berupaya mendorong perwujudan inklusi dan membuka kesempatan yang seluas-luasnya bagi setiap warga negara termasuk penyandang disabilitas untuk dapat berpartisipasi aktif dalam membangun negeri lndonesia tercinta.

Baca Juga : Pj Gubernur Harisson Lepas Jalan Santai dalam Rangka Milad YKIK Al Azhar ke 27

Melalui Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016, tentang Penyandang Disabilitas serta dengan adanya penyempurnaan Perda Provinsi Kalbar Nomor 1 Tahun 2014, yang tidak lama lagi akan di sahkan, telah memberikan ruang yang sangat besar bagi penyandang disabilitas, khususnya di Kalbar.

“Peringatan Hari Disabilitas Internasional tahun ini harus kita jadikan sebagai momentum untuk menegaskan kepedulian dan memperkuat solidaritas dalam meletakkan dasar yang kuat bagi perlindungan penyandang disabilitas,” ungkap Pj Sekda Provinsi Kalbar.

Seperti kita ketahui, Pembangunan inklusi penyandang disabilitas ditujukan untuk memperbaiki kondisi ketidakmerataan yang terjadi akibat ketidakseimbangan kekuatan, suara, dan pengaruh antar individu. Pembangunan inklusi diharapkan dapat memperkuat, tidak hanya tatanan ekonomi, tetapi juga tatanan sosial dan lingkungan dalam pembangunan berkelanjutan, khususnya bagi penyandang disabilitas.

“Dengan adanya ruang dan kesempatan yang luas ini, para penyandang disabilitas diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan yang diberikan oleh pemerintah dalam membangun kemandirian dan pemberdayaan yang dimiliki. Keterbukaan informasi dan kemajuan teknologi yang sangat pesat dan mendunia saat ini diharapkan mampu mengubah stigma atau pandangan masyarakat terhadap penyandang disabilitas. Disabilitas bukan lagi sebagai objek yang patut dikasihani namun hendaknya menjadi subjek atau penggerak yang mampu mengubah dirinya dan orang lain untuk menjadi lebih kreatif, inovatif dan mandiri,” harapnya.

  • Bagikan