Persiapan Pengawasan Imlek dan Cap Go Meh 2024 di Kalbar Kian Matang

  • Bagikan
Kalbar
Rakor Lintas Sektoral dalam rangka pengamanan Imlek 2575 dan Cap Go Meh 2024 di Graha Khatulistiwa Polda Kalbar. FOTO : Pemprov Kalbar

HARIAN BERKAT – Penjabat Gubernur Kalbar, dr. Harisson, M.Kes. pimpin Rakor Lintas Sektoral dalam rangka pengamanan Imlek 2575 dan Cap Go Meh 2024 yang dibuka oleh Kapolda Kalbar, Irjen Pol. Pipit Rismanto, SIK, MH, di Graha Khatulistiwa Polda Kalbar, Senin 5 Februari 2024.

Dalam Rakor Lintas Sektoral ini diikuti Forkopimda Provinsi Kalbar, Penjabat Sekda Provinsi Kalbar, Mohammad Bari, S.Sos, M.Si, Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar dan diikuti secara virtual oleh Instansi terkait di beberapa Kabupaten kota se Kalbar.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalbar, saya sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini diharapkan acara ini menghasilkan manfaat besar bagi kita semua menjelang Perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Kalbar,” ungkap Pj Gubernur Harisson.

Baca Juga : BI Kalbar Gelar Saprahan Khatulistiwa 2024, Sinergi UMKM di 17-23 di PCC

Seperti kita ketahui bersama bahwa etnis Tionghoa akan menyambut dan merayakan Tahun Baru Imlek 2575 dan Cap Go Meh 2024 yang jatuh pada tanggal 10 Februari 2024 yang berlangsung selama 14 hari dan diwarnai dengan berbagai tradisi yang dimulai sejak malam menjelang Tahun Baru Imlek dan kemudian beberapa hari kedepannya akan disusul oleh perayaan Cap Go Meh.

“Namun pada tanggal 14 Februari kita juga melaksanakan pesta Demokrasi Pemilihan Umum. Sejalan dengan hal tersebut, atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat saya mengajak kita semua untuk berpartisipasi aktif dalam upaya meningkatkan pelayanan dan pengamanan dalam rangka menjaga keamanan perayaan Tahun Baru Imlek dan perayaan Cap Go Meh. Mari bersama-sama mempersiapkan dan memastikan semuanya berjalan sebagaimana mestinya,” harapnya.

Menurut Harisson, adapun beberapa poin penting yang harus dipersiapkan dan diantisipasi antara lain, Pengamanan dengan tetap menjaga ketertiban sehingga tercipta ketentraman, ketersediaan layanan kesehatan, ketersediaan sarana transportasi dan rekayasa lalu lintas, ketersediaan sarana akomodasi yang humanis, ketersediaan dan distribusi kebutuhan bahan pokok, meningkatkan pengelolaan sampah, melakukan mitigasi jika terjadi bencana, mendukung peningkatan layanan infrastruktur dan juga di pusat perbelanjaan dan UMKM.

  • Bagikan