Beginilah Cara Para Ulama Sambut Bulan Suci Ramadhan

  • Bagikan
Foto: Ilustrasi Ramadhan/Pixabay

HARIAN BERKAT – Bagi umat Islam, bulan Ramadhan merupakan anugerah agung dari Allah SWT kepada umat ini. Itulah sebabnya mereka yang mengetahui kenikmatan itu akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan amalan terbaik.

Para ulama salafush-shalih melakukan usaha yang sungguh-sungguh sejak jauh-jauh hari sebelum Ramadhan tiba. Tujuannya tak lain agar bisa melaksanakan amalan ibadah secara maksimal di bulan suci.

Baca Juga: Menag Terbitkan SE Panduan Ibadah Ramadan-Idul Fitri, Salah Satunya Mengatur Volume Pengeras Suara

Salah satunya dengan membuat perencanaan yang cukup matang dalam menyambut bulan mulia itu.

Setelah Ramadhan berlalu pun para ulama tetap melakukan usaha-usaha yang masih berhubungan dengan amalan Ramadhan. Bulan suci ini sungguh istimewa bagi para ulama.

Enam Bulan Persiapan

Tekad para ulama amat kuat agar mampu memanfaatkan bulan Ramadhan semaksimal mungkin. Hal itu tercermin dari persiapan yang telah mereka lakukan di masa-masa yang cukup lama sebelum Ramadhan tiba.

Sejak enam bulan sebelumnya, para ulama sudah berdoa agar disampaikan kepada Ramadhan. Kerinduan mereka untuk bisa berjumpa kembali dengan bulan suci, menggambarkan betapa Ramadhan itu bulan nikmat yang amat agung.

Disampaikan oleh al-Hafizh Ibnu Rajab al-Hanbali, “Sebagian salaf berkata bahwa mereka berdoa selama enam bulan agar sampai pada bulan Ramadhan.” (Latha`if al-Ma’arif, hal 376).

2 Bulan Sebelum Ramadhan

Di samping terus bermunajat, di bulan-bulan yang sudah mendekati Ramadhan, para ulama sudah mulai melakukan berbagai amalan yang sesungguhnya amat erat hubungannya dengan Ramadhan.

  • Bagikan