Ini Sederet Cara Ampuh Mengatasi Kecanduan Nikotin

  • Bagikan
Ilustrasi nikotin pada tembakau/Foto: Pixabay

HARIAN BERKAT – Zat nikotin tak hanya ada di rokok biasa, tetapi juga di dalam rokok elektrik. Zat yang tergolong stimulan ini bahkan bisa masuk ke dalam otak dalam hitungan detik. Saat zat nikotin masuk ke dalam tubuh, otak akan merespons dengan melepaskan hormon dopamin sehingga memberikan efek relaks, senang, dan semangat.

Nikotin dapat bertahan di dalam tubuh selama 6–8 jam setelah merokok. Zat ini dapat membuat pembuluh darah menyempit sehingga aliran darah, oksigen, dan nutrisi untuk tubuh terhambat. Akibatnya, fungsi organ-organ tubuh pun terganggu. Bila kecanduan nikotin tidak diatasi, bahaya nikotin dapat memicu serangan jantung.

Baca Juga: Tak Hanya Merokok, Depresi Juga Menjadi Penyebab Penyakit Jantung di Usia Muda

Ketika nikotin dikonsumsi secara terus-menerus, seorang perokok mungkin dapat merasakan sesak napas, kebingungan, seperti akan pingsan, kejang, bahkan gagal napas. Sementara itu, pada orang yang baru pertama kali merokok, kandungan nikotin dapat menyebabkan batuk, pusing, sakit kepala, serta mual dan muntah.

Namun, saat akan berhenti merokok, seseorang perokok bisa merasakan gejala putus nikotin berupa cemas, tidak bisa tidur, susah konsentrasi, sakit kepala, dan batuk. Inilah alasannya perokok justru ingin terus merokok agar tidak mengalami gejala-gejala tersebut.

Berikut sederet cara yang dapat dilakukan untuk atasi kecanduan nikotin, antara lain:

1. Kurangi jumlah rokok

Anda bisa coba mulai dengan menunda untuk merokok 2 jam setiap hari. Sebagai contoh, jika Anda biasa merokok jam 8 pagi, usahakan hanya merokok kembali di jam 10 pagi esok harinya. Lakukan cara ini setiap hari dan sesuaikan dengan jam Anda merokok di hari sebelumnya.

Jika cara di atas terlalu berat, Anda bisa kurangi jumlah rokok yang dihisap setiap harinya secara bertahap. Namun, cara ini lebih efektif jika Anda belum tergolong perokok berat.

2. Terapi perilaku

  • Bagikan