Sukses Turunkan Stunting, Pontianak Raih Penghargaan Best Practice

  • Bagikan
Pontianak
Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Habuwono menyerahkan penghargaan Best Practice Percepatan Penurunan Stunting kepada Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pontianak Rifka. FOTO : prokopim

HARIAN BERKAT – Upaya percepatan penurunan stunting yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak berhasil mengantarkan Kota Pontianak meraih penghargaan Best Practice Percepatan Penurunan Stunting dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar).

Penghargaan diserahkan Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Habuwono kepada Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pontianak Rifka saat Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakersda) di Hotel Aston Pontianak, Kamis 20 Juni 2024.

Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Ani Sofian mengungkapkan, kunci keberhasilan atas capaian penghargaan ini tidak terlepas dari keterlibatan aktif stakeholder dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam melakukan intervensi gizi yang sensitif dan spesifik.

Baca Juga : Komitmen Terapkan KTR, Pemkot Pontianak Raih Penghargaan

Dalam upaya penurunan angka stunting di Kota Pontianak, ia mengapresiasi keterlibatan semua pihak yang turut berperan aktif. Kolaborasi yang erat antara stakeholder dan OPD terkait sangat memperkuat langkah-langkah intervensi gizi yang dijalankan.

“Penghargaan ini menjadi bukti nyata akan keberhasilan upaya bersama kita dalam menangani permasalahan stunting di Kota Pontianak,” ujarnya usai menghadiri Rakersda.

Lebih lanjut, Ani Sofian menjelaskan, melalui program intervensi gizi yang sensitif dan spesifik, Kota Pontianak berhasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam menanggulangi masalah stunting pada anak-anak di Kota Pontianak.

Pontianak
Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Habuwono menyerahkan penghargaan Best Practice Percepatan Penurunan Stunting kepada Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pontianak Rifka. FOTO : prokopim
  • Bagikan