Tangani Diare dengan Bijak, Edukasi Cegah Dehidrasi di RSUD SSMA Kota Pontianak

  • Bagikan
RSUD
Bonita Dwi Anggraeni, saat mengedukasi tentang Obat Diare bagi pasien dan pengunjung UPT RSUD SSMA Kota Pontianak. FOTO : pkrs-humas/rsudssma/2024

HARIAN BERKAT – Diare merupakan kondisi yang bisa mengganggu aktivitas sehari-hari serta menimbulkan ketidaknyamanan. Diare umumnya disebabkan oleh konsumsi makanan dan minuman yang kurang higienis dan mengandung bakteri berbahaya.

Selain itu, diare juga bisa dipicu oleh keracunan makanan, alergi atau intoleransi laktosa. Hal ini diungkapkan oleh Apoteker (Apt) Bonita Dwi Anggraeni, S Farm dalam sesi edukasi tentang Obat Diare bagi 20 pasien dan pengunjung UPT RSUD SSMA Kota Pontianak, Rabu, 3 Juli 2024.

“Diare terjadi ketika seseorang mengalami lebih dari tiga kali buang air besar dalam sehari dengan tinja encer, disertai sakit perut, kram, kembung, demam, mual dan muntah,” ungkap mengawali materi edukasi.

Baca Juga : RSUD SSMA Edukasi Cara Aman Atasi Obesitas, Upaya Cegah Penyakit Tidak Menular

Diare dapat dialami oleh siapa pun, termasuk bayi. Penanganan diare umumnya dilakukan dengan mengembalikan cairan tubuh yang hilang. Pada bayi yang masih diberi ASI, disarankan untuk tetap memberikan ASI lebih sering dari biasanya dan minum oralit sesuai petunjuk yang diberikan.

RSUD
Bonita Dwi Anggraeni, saat mengedukasi tentang Obat Diare bagi pasien dan pengunjung UPT RSUD SSMA Kota Pontianak. FOTO : pkrs-humas/rsudssma/2024

“Anak-anak yang mengalami diare disarankan untuk minum oralit, zinc selama 10 hari berturut-turut, serta ASI dan makanan sesuai dengan usia mereka, hindari pemberian antibiotik jika tidak diperlukan terkecuali diare berdarah, kolera,” jelas Bonita Dwi Anggraeni dihadapan pasien dan pengunjung UPT RSUD SSMA Kota Pontianak.

  • Bagikan